INDONESIA MASIH JADI NEGARA YANG MENGUNTUNGKAN

Krisis Eropa saat ini dinilai tidak akan berdampak besar bagi perekonomian Indonesia. Indonesia bahkan termasuk salah satu dari tiga negara yang dianggap masih memberikan keuntungan kepada investor.

Negara yang memberikan keuntungan bagus dan bunga tinggi (kepada investor) masih China, India, dan Indonesia. Selain itu, kondisi perekonomian Indonesia kini masih relatif stabil. Hal ini dikarenakan permintaan atau pangsa pasar domestik negeri ini tidak mengalami gejolak.

Pun dengan sistem keuangan negeri ini yang sangat terbuka yang menurutnya membuat perkembangan arus modal kita semakin positif. Bahkan, lanjutnya, Indonesia menempati peringkat kedua setelah Singapura terkait perkembangan arus modal (capital development).

"Indonesia itu termasuk negara yang sangat terbuka, nomor dua setelah Singapura. Capital development di Singapura sebelum krisis lebih besar daripada kita, sekira USD160 miliar. Sementara kita hanya USD60 sampai 70 miliar. Jadi, untuk sektor keuangan, Indonesia memang surganya".(ujar ekonom Indef Aviliani, saat seminar "Antisipasi Dampak Lanjutan Krisis Yunani terhadap Perekonomian Indonesia", di Jakarta, Selasa (22/6/2010).

Bila dikaitkan dengan perekonomian Yunani, dia mengatakan, dibandingkan Indonesia, pertumbuhan perekonomian Yunani relatif sudah negatif sejak 2009. Hal ini ditunjukkan dengan kemampuan bayar utangnya.

Tapi karena masing-masing negara Eropa memiliki masalah tersendiri, ini mengakibatkan bantuan terhadap Yunani belum optimal. Sehingga dampak ini akan terus-menerus karena masing-masing negara punya masalah yang hampir sama.

Dengan kondisi keuangan seperti itu, maka menurutnya tidak akan ada investor yang ingin berinvestasi di sana. Para investor, lanjutnya, pasti akan mencari negara yang memberikan margin yang baik.

"Sekarang dengan defisit APBN yang besar, siapa yang mau percaya dengan negara-negara seperti itu? Kalau kita punya uang, mau tidak membeli obligasi mereka? Pasti tidak mau kan? Nah, akhirnya apa? Para investor mencari negara yang berikan margin yang baik. Sampai sekarang Indonesia masih termasuk negara yang memberikan keuntungan yang bagus," kata Indev Afiliani (ekonom).

0 komentar:

Posting Komentar

 
©2009 Darwin's BloG | by TNB